Showing posts with label Gunung Kidul. Show all posts
Showing posts with label Gunung Kidul. Show all posts

Thursday, February 12, 2015

Pantai Sepanjang Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Salah satu pantai yang harus Anda kunjungi bila berlibur ke Yogyakarta adalah Pantai Sepanjang. Pantai ini terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Disebut Pantai Sepanjang karena garis pantai ini merupakan yang terpanjang diantara pantai-pantai lain yang ada di Kabupaten Gunung Kidul. Kondisi pantai ini disebut-sebut mirip dengan kondisi Pantai Kuta yang ada di Bali. Hanya saja Pantai Sepanjang ini masih cukup alami, tenang dan asri.

Suasana di kawasan pantai ini cukup menyejukkan. Hamparan pasir pantainya berwarna putih kecoklatan. Beberapa pohon palem menghiasi bibir pantai. Uniknya, bila air laut sedang surut, maka akan nampak batuan karang yang tak beraturan sebagai dasar pantainya. Bila mau bisa pula bermain air di tempat ini, namun ingat jangan terlalu ke tengah. Di belakang pantai terdapat dua bukit. Penduduk setempat memanfaatkan bagian lereng bukit tersebut untuk menanam jagung atau tanaman lainnya. Pantai ini termasuk landai dan kondisinya langsung diterpa ombak, sehingga tidak cocok digunakan untuk melaut. Tanah di atas bukit tersebut sebagian sudah ada yang dibeli oleh investor. Rencananya tanah tersebut akan dibangun villa yang fungsinya nanti bisa digunakan sebagai tempat penginapan bagi wisatawan.

Fasilitas

Di pinggir pantai ini banyak terdapat gubuk yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi para wisatawan. Selain itu gubuk ini juga berfungsi sebagai tempat berteduh sembari menikmati keindahan pantai. Beberapa penginapan dan warung kerajinan tangan bisa Anda jumpai di sekitar kawasan pantai, salah satunya adalah kerajinan tangan dengan bahan dasar cangkang kerang.

Akses ke Pantai Sepanjang Yogyakarta

Jarak dari Yogyakarta ke lokasi pantai ini sekitar 25 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi atau sewa. Baik roda dua maupun roda empat. Waktu tempuhnya sekitar dua jam perjalanan.

Rutenya :

Dari pusat kota Yogyakarta - Wonosari - Jalan Baron - Tanjungsari - Pertigaan masuk kawasan Pantai Baron ke arah timur - Pintu masuk Pantai Kukup ke timur - Pantai Sepanjang.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke kawasan ini sekitar Rp 10.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Monday, February 9, 2015

Pantai Kesirat Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Satu lagi pantai tersembunyi yang ada di Gunung Kidul, namanya Pantai Kesirat (meski ada pula yang menyebutnya dengan nama Pantai Gesirat). Pantai Kesirat terletak di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di pantai ini, Anda tidak akan menemukan hamparan pasir pantai yang langsung bersentuhan dengan air laut. Yup, karena Pantai Kesirat merupakan pantai yang bertebing.

Barisan tebing di kawasan pantai ini berwarna hijau segar. Dari atas tebing, Anda bisa menyaksikan hamparan panorama birunya air laut serta debur ombak yang eksotis. Belum banyak orang yang tahu tentang pantai ini, jadi wajar bila suasananya masih terasa alami. Selain menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona, Pantai Kesirat juga merupakan surga bagi para pemancing maupun nelayan untuk mencari ikan laut. Jadi jangan heran bila Anda menemui beberapa pemancing atau nelayan di kawasan ini. Bila mau, Anda bisa bergabung dengan mereka dan memancing bersama. Hampir sama seperti Pantai Pok Tunggal yang mempunyai sebuah pohon sebagai ikonnya, Pantai Kesirat juga mempunyai satu pohon abadi yang disebut Pohon Gebangkoro.

Fasilitas

Karena pantai ini masih alami dan berbentuk tebing yang langsung mengarah ke laut, maka jangan harap Anda bisa berenang di sini. Pantai Kesirat sangat cocok dijadikan sebagai lokasi pemotretan atau pre wedding. Dari sini, Anda akan mendapatkan pemandangan sunset maupun sunrise yang sempurna. Selain itu, Anda juga tidak akan mendapatkan penginapan atau warung makan di sini. Bila mau menginap, Anda bisa membawa tenda sendiri, atau menginap di pusat kota Gunung Kidul. Jangan lupa juga untuk membawa bekal makanan / minuman sendiri.

Akses ke Pantai Kesirat Yogyakarta

Dari pusat kota Yogyakarta ke lokasi pantai ini membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan. Tidak ada angkutan umum yang menuju ke lokasi pantai. Sebaiknya Anda menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor.

Rutenya hampir sama dengan rute menuju ke Pantai Gesing yakni :

Dari pusat kota Yogyakarta – Wonosari - Pertigaan Lanud Gading - ambil kanan ke arah Kecamatan Playen – Kecamatan Paliyan – Hutan Sodong – Pertigaan setelah Telaga Namberan ambil kanan – Panggang – Balai Desa Girisekar – Sesampainya di Pohon Beringin besar ambil kanan ke arah Pantai Gesing – Pasar Pandhem ke arah kanan – Lurus sekitar 200 meter ada masjid di kiri jalan.

Nah dari masjid tinggal masuk ke kiri saja melewati cor semen. Lurus ikuti jalan cor semen hingga menemukan pertigaan Pos Kamling. Dari pertigaan ambil lurus hingga menemukan jalan bercabang lalu ambil kanan. Dari sini cari jalan setapak yang melewati semak belukar. Dan Pantai Kesirat sudah mulai terlihat.

Sumber : utiket.com

Sunday, February 8, 2015

Pantai Ngobaran Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pantai Ngobaran terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Ngobaran berasal dari kata Kobaran yang artinya terbakar. Pantai ini disebut dengan Ngobaran karena konon kawasan tempat ini dahulunya menjadi tempat bagi Prabu Brawijaya V (keturunan terakhir Kerajaan Majapahit 1464-1478 Masehi) membakar diri karena tidak mau berperang melawan putranya sendiri yaitu Raden Patah. Namun kebenaran cerita ini masih disangsikan oleh para ahli sejarah karena tidak ditemukan bukti-bukti yang menguatkan dugaan tersebut.

Pantai Ngobaran adalah sebuah pantai yang sering digunakan untuk melakukan berbagai ritual keagamaan. Di kawasan pantai ini terdapat masjid yang berdiri berdampingan dengan pura yang menghadap ke arah pantai. Selain itu beberapa arca dan stupa juga ada di kawasan ini.

Tak hanya eksotis, Pantai Ngobaran juga menyimpan banyak pesona yang sangat menawan untuk dinikmati. Beberapa pura, candi dan patung dewa-dewa layaknya di Bali memang bisa Anda jumpai di kawasan ini. Namun Anda tidak diperbolehkan masuk ke dalam pura tersebut. Bila hanya berfoto dengan latar belakang pura tentunya masih diperbolehkan. Suasana kawasan pantai ini memang berbeda dengan pantai lainnya yang ada di kawasan Gunung Kidul. Berada di kawasan pantai ini dengan pura, candi hingga patung-patungnya, seakan-akan membuat kita sedang berada di Pulau Bali.

Pantai Ngobaran tidak memiliki pantai yang landai, di sini pantai langsung bertemu dengan tebing dan bebatuan karang. Dan sangat disarankan untuk tidak berenang ke tengah pantai dikarenakan pasir yang tidak landai dan ombak yang cukup besar. Di pantai ini, Anda bisa menikmati keindahan alam dan pemandangan luas laut selatan dari atas tebing.

Di pantai Ngobaran hampir semua penduduknya berprofesi sebagai nelayan, oleh sebab itu Anda dapat membeli hasil tangkapan mereka yang berupa ikan, lobster ataupun berbagai jenis alga sebagai oleh-oleh. Ada tiga jenis alga yang dapat Anda beli, yaitu alga jenis simbar sebagai bahan pembuat kerupuk bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 3.000 hingga Rp 5.000. Alga jenis lumut yang bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 2.000 per kilogram. Serta alga jenis ager (bahan pembuat agar-agar), harganya sekitar Rp 1.500 per kilogram.

Fasilitas

Di kawasan pantai ini sudah terdapat kamar mandi umum, tempat ibadah dan tempat parkir dengan biaya parkir Rp 2.000 per motor dan Rp 5.000 per mobil. Namun belum banyak warung makan di kawasan ini. Untuk itu sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri sembari menikmati keindahan sunset di Pantai Ngobaran. Kawasan pantai ini juga belum terdapat penginapan. Bila mau menginap, Anda bisa mendapatkan penginapan di sekitar kawasan Pantai Parangtritis.

Akses ke Pantai Ngobaran Yogyakarta

Berjarak sekitar 65 km dari pusat kota Yogyakarta. Untuk menuju ke lokasi pantai dibutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan. Untuk mencapai kawasan wisata ini tidaklah terlalu sulit karena jalannya sudah beraspal. Namun Anda harus tetap berhati-hati karena jalan yang akan dilalui berkelok-kelok.

Ada dua rute yang dapat dilalui, yaitu :

Dari pantai parangtritis, Anda hanya perlu ikuti jalan menanjak yang ada di sebelah timur Pantai Parangtritis lalu menuju ke arah Panggang. Setelah itu Anda bisa menuju Saptosari dan dilanjutkan ke Pantai Ngobaran.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke kawasan Pantai Ngobaran adalah Rp 3.000. Anda pun sudah dapat menikmati keindahan dua pantai yang berdekatan yaitu Pantai Ngobaran dan obyek wisata Pantai Ngrenehan.

Sumber : utiket.com

Saturday, February 7, 2015

Pantai Ngrenehan Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Parangtritis atau Paris mungkin menjadi pantai pertama yang terbersit di benak Anda saat berkunjung ke Jogja. Tapi tahukah Anda bahwa di Selatan Jogja tepatnya daerah Gunung Kidul terdapat jejeran pantai pasir putih yang tak kalah indahnya. Salah satunya adalah Pantai Ngrenehan, Pantai Ngrenehan terletak di bagian Barat Gunung Kidul, tepatnya di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Akses menuju tempat ini memang lebih susah dibanding pantai-pantai Gunung Kidul lain yang ada di bagian Timur. Tapi, Ketika Anda berkunjung ke Jogja sempatkanlah untuk melihat indahnya pemandangan di Pantai Ngrenehan ini, karena dijamin Anda tidak akan menyesal.

Pantai Ngrenehan memang tidak seramai pantai-pantai lain di Jogja, lebih terlihat seperti pantai pribadi. Karena itu keindahan pantai ini masih alami, pasir putih dan biru air laut terbingkai dalam jejeran karang, pantai ini juga diapit oleh dua tebing tinggi dikanan kirinya. Pantai Ngrenehan berbeda dengan pantai-pantai selatan pada umumnya yang berombak besar, di pantai ini hampir tidak ada ombak, jadi Anda bisa aman berenang disana.

Fasilitas

Di pantai ini Anda juga bisa menikmati kuliner laut, ada TPI (Tempat Pelelangan Ikan) kecil didekat parkiran yang menjual aneka ikan segar hasil tangkapan nelayan. Selesai belanja ikan di TPI, Anda bisa langsung memasaknya dan menikmatinya atau bisa juga dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Tak perlu risau dengan harganya, karena dijamin Anda bisa memperoleh kuliner laut enak dengan biaya yang relative lebih murah dibanding pantai-pantai lain di Jogja.

Akses ke Pantai Ngrenehan Yogyakarta

Karena tidak ada kendaraan umum yang menuju Pantai Ngrenehan, maka Anda harus menggunakan kendaraan pribadi. Bagi Anda yang dari luar Yogtakarta dan tidak membawa kendaraan pribadi, Anda bisa menyewa mobil atau motor di Yogyakarta.

Rutenya :

Dari Yogyakarta, ambilah jalur ke arah Wonosari. Ikuti jalur tersebut hingga Anda menemukan Pasar Trowono, setelah itu ambilah arah ke selatan hingga sampai di Kelurahan Kanigoro Saptosari. Dan saat Anda menemukan pertigaan jalur Wonosari-Imogiri ambil arah kiri. Dan lokasi pantai sudah mulai terlihat.

Biaya tiket masuk 

Tiket masuk pantai Ngrenehan Rp 5.000, belum termasuk parkir.

Sumber : utiket.com

Thursday, February 5, 2015

Pantai Siung Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Terletak di wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, lebih tepatnya sebelah kecamatan Tepus. Pantai Siung berjarak 98 kilometer atau 2 jam perjalanan dari pusat kota YogyakartaMeski jalan untuk menuju pantai Siung sangat sulit dan melelahkan namun sesampainya di pantai Siung semua kelelahan akan terobati dengan birunya air laut dengan pasir putihnya. Tersedia sejumlah rumah-rumah kayu di pantai, sebagai tempat beristirahat sambil menikmati keindahan pantai Siung. Selain birunya air laut dan pasir putihnya, pantai Siung juga memiliki keistimewaan lain, yaitu batu karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai. Karang itu juga menjadi saksi kejayaan wilayah pantai di masa lalu dengan pesonanya yang di kenal di wilayah Asia.

Menurut cerita, sesepuh setempat yang bernama Wastoyo, Wilayah Siung pada masa wali menjadi salah satu pusat perdagangan di Gunung Kidul, tidak jauh dari pantai lebih tepatnya di wilayah Winangun.

Sekitar tahun 1989, karang-karang di pantai Siung memiliki peranan penting karena pada tahun 1989 ada komunitas pecinta alam dari Jepang memanfaatkan tebing-tebing karang Pantai Siung sebagai area panjat tebing, kemudian di dekade 90-an berlangsung kompetisi Asian Climbing Gathering.

Kini sebanyak 250 jalur pemanjatan dengan grade (tingkat kesulitan) dan karakteristik bervariasi yang terdapat di Pantai Siung dan tidak menutup kemungkinan jalur pemanjatan ini dapat di tambah. Selain fasilitas jalur pemanjatan, di sini juga ada fasilitas lain yang mendukung kegiatan panjat tebing seperti ground camp dimana para pecinta alam yang sedang melakukan kegiatan pendakian dapat mendirikan tenda-tenda dengan menyalakan api unggun namun dengan syarat tidak menganggu habitat penyu ataupun merusak lingkugan.

Tidak jauh dari area ground camp terdapat sebuah rumah panggung yang terbuat dari kayu dan di gunakan sebagai base camp, ukuran rumah panggung ini cukup besar dan bisa untuk 10 bahkan 15 orang. Saat malam tiba nan sepi, sekelompok kera ekor panjang akan turun dari puncak tebing.

Akses ke Pantai Siung Yogyakarta

Untuk dapat menjangkau pantai Siung dengan menggunakan kendaraan pribadi akan lebih mudah karena sulitnya menemukan angkutan umum seperti bus ataupun colt. Dengan menggunakan motor maupun mobil adalah alternatif terbaik untuk menuju pantai Siung.

Namun kendaraan harus dengan performa yang baik karena jalan menuju pantai Siung dikelilingi perbukitan kapur dan ladang palawija serta banyak di dominasi dengan tanjakan dan tikungan tajam meski kondisi jalan cukup baik, beraspal dan mulus namun harus tetap berhati-hati.

Jalur mudah menuju Pantai Siung adalah :

Dari Yogyakarta menuju Wonosari ke arah Tepus dan selanjutnya Purwodadi kemudian Siung.

Jalur lain dari Yogyakarta menuju Imogiri ke arah Gunung Kidul, namun jalur ini akan lebih sulit karena banyaknya jalan berlubang.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk sebesar Rp 5.000 termasuk biaya parkir kendaraan bermotor.

Sumber : utiket.com

Wednesday, February 4, 2015

Pantai Jogan Adalah Pantai dan Air Terjun Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pantai Jogan terletak di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Lokasi pantainya ada di sebelah barat Pantai Nglambor dan Pantai Siung atau di sebelah timur Pantai Timang atau sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta. Karakteristik Pantai Jogan berbeda dengan pantai-pantai lain yang ada di Gunung Kidul. Karakteristik unik dari pantai ini adalah terdapat air terjun yang langsung mengalir ke laut. Air terjun tersebut memiliki ketinggian sekitar 10 meter. Selain itu pantai ini nyaris tidak memiliki pasir pantai sebagai pembatas wilayah antara daratan dan lautan. Namun sebaliknya, pantai ini berbatasan langsung dengan tebing.

Sepanjang jalan masuk ke Pantai Jogan akan terlihat sungai kecil yang mengalir, itu adalah cikal bakal dari air terjun Pantai Jogan. Air sungai tersebut berasal dari perbukitan karst yang ada di Gunung Kidul. Saat musim hujan, air terjun ini akan terlihat semakin cantik karena debit air yang mengalir menjadi lebih besar.

Sesampainya di pantai, kita tidak bisa langsung melihat air terjunnya, Anda perlu berjalan sekitar 100 meter dari lokasi parkiran motor. Sedangkan untuk bisa menikmati guyuran air terjun ini, kita harus turun ke bawah.

Ada dua cara untuk turun yaitu pertama dengan teknik canyoning alias rappeling di air terjun (khusus bagi Anda yang sudah berpengalaman dan memiliki peralatan serta kemampuan yang memadai).

Namun bila Anda tidak memiliki kemampuan dan peralatan yang memadai, bisa menggunakan cara kedua yaitu dengan cara menapaki turunan. Perlu diingat bahwa turunan ini sangat licin dan basah, jadi meski ada kayu-kayu pegangan sebagai penopang tubuh, Anda tetap harus berhati-hati.

Fasilitas

Sayangnya keindahan Pantai Jogan ini tidak dibarengi dengan fasilitas yang memadai. Fasilitas yang ada masih minim. Hanya ditemui tempat parkir yang tidak cukup luas dan beberapa warung. Jadi sebaiknya Anda membawa bekal makanan dan minuman sendiri sambil menikmati keunikan pantai ini.

Akses ke Pantai Jogan: Pantai dan Air Terjun Yogyakarta

Pantai Jogan berjarak sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta atau sekitar dua jam perjalanan dari Yogyakarta ke lokasi. Atau sekitar 200 meter ke arah barat dari Pantai Siung. Untuk menuju ke lokasi pantai ini, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi motor maupun mobil.

Kondisi jalan sampai di Pantai Siung sudah beraspal dan mulus. Namun untuk menuju Pantai Jogan kondisi jalan berubah dengan cor blok sekitar satu kilometer jauhnya.

Anda juga bisa menggunakan kendaraan umum rutenya :

Dari terminal Giwangan Yogyakarta menuju ke Terminal Wonosari dengan biaya sekitar Rp 5.000, kemudian dilanjutkan dengan ganti angkutan ke arah Tepus atau Pantai Siung dengan biaya sekitar Rp 6.000.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke Pantai Jogan sekitar Rp 3.000 (sudah termasuk tiket ke Pantai Siung) dan untuk parkir motornya dikenakan biaya sekitar Rp 2.000.

Sumber : utiket.com

Tuesday, February 3, 2015

Pantai Nglambor Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pantai ini masih berada di kawasan Gunung Kidul dan dikenal dengan nama Pantai Nglambor. Lokasi tepatnya berada di Desa Purwodado, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, Yogyakarta. Jaraknya sekitar 70 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Dan berada diantara Pantai Siung dan Pantai JoganPantai ini berbentuk seperti sebuah teluk kecil yang diapit oleh dua bukit. Hamparan pasirnya berwarna putih. Pepohonan hijau juga banyak menghiasi sekitar kawasan pantai. Di kawasan pantai ini, terdapat sebuah rumah penduduk lokal yang disampingnya mempunyai sebuah kebun singkong dan kandang ternak.

Pengunjung pantai ini pun masih sedikit, tak sebanyak pengunjung di Pantai Siung maupun Pantai Jogan. Di pantai juga terdapat dua buah pulau karang yang jika dilihat bentuknya menyerupai dua buah kura-kura raksasa. Kedua pulau karang tersebut selain semakin menambah keindahan, juga berfungsi sebagai penahan ombak. Sehingga perairan di tepi pantai ini cukup dangkal dan bisa untuk melakukan kegiatan berenang maupun snorkeling.

Fasilitas

Pantai ini memang belum banyak dikenal oleh wisatawan. Sehingga di sekitar kawasan pantai belum ada warung makan maupun penginapan. Tempat parkirnya pun juga masih sederhana. Sebaiknya Anda membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Bila ingin menginap, Anda bisa mendirikan tenda di sekitar kawasan pantai.

Akses ke Pantai Nglambor Yogyakarta

Pantai Nglambor letaknya sekitar 70 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Untuk menuju ke pantai ini, Anda bisa mengikuti jalur yang menuju ke arah Pantai Siung. Jangan khawatir, sesampainya di pos retribusi Pantai Siung, Anda lurus saja hingga bertemu dengan pertigaan. Di pertigaan tersebut akan ada papan petunjuk arah yang menginformasikan lokasi Pantai Nglambor. Anda tinggal ikuti saja arah tersebut. Waktu tempuhnya sekitar dua jam perjalanan.

Sumber : utiket.com

Sunday, February 1, 2015

Pantai Cinta Sadranan Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pantai Sadranan berada di Dusun Pulegundes II, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berada di sebalah barat Pantai Sundak atau sebelah timur Pantai Krakal. Disebut Pantai Sadranan karena pantai ini sering digunakan untuk melakukan "tradisi nyadran” yakni prosesi menaburkan bunga atau sesajen ke laut.

Hamparan pasir di pantai ini berwarna putih dan cukup lembut. Selain itu juga terdapat banyak karang sehingga membuat ombak di pantai ini tergolong tenang. Lokasi pantai dan suasananya yang begitu indah dan nyaman sering kali dijadikan sebagai lokasi pemotretan atau pre wedding. Sehingga sering kali pantai ini disebut juga sebagai “Pantai Cinta”. Tak hanya itu pantai ini juga cocok untuk dijadikan sebagai lokasi kemping.

Fasilitas

Di kawasan pantai ini terdapat beberapa penginapan dengan beberapa fasilitas yang ditawarkan untuk pengunjung. Lokasi penginapan tersebut berada di bukit, sehingga dari dalam penginapan pengunjung pun bisa menikmati pemandangan yang indah. Tersedia pula beberapa penjual makanan, namun tak ada salahnya juga bila Anda membawa bekal sendiri dari rumah.

Akses ke Pantai Cinta Sadranan Yogyakarta

Lokasi Pantai Sadranan berjarak sekitar setengah kilometer sebelah timur dari Pantai Krakal dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua hingga tiga jam dari pusat kota Yogyakarta. Tidak ada kendaraan umum yang menuju ke tempat ini. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sewa seperti motor atau mobil untuk menuju ke lokasi ini.

Rutenya :

Dari arah Yogyakarta dapat mengambil jalan ke lokasi Pantai Krakal. Nah, dari Pantai Krakal, Anda bisa langsung menuju ke sebelah timur kira-kira sekitar setengah kilometer dan sampailah Anda di lokasi.

Sumber : utiket.com

Thursday, January 29, 2015

Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Air terjun Sri Gethuk mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pecinta alam. Air terjun ini terletak di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia. Air terjun ini diapit oleh tebing tinggi dengan ketinggian mencapai sekitar 50 meter. Terletak diantara ngarai Sungai Oya yang dikelilingi dengan area persawahan. Kawasan Gunung Kidul memang terkenal dengan daerahnya yang kering. Uniknya, aliran air pada air terjun Sri Gethuk ini selalu mengalir tanpa kenal musim. Jadi Anda bisa mengunjungi tempat ini setiap saat.

Air di kawasan ini sangat melimpah karena ada tiga mata air yang muncul dari dalam tanah yaitu sumber mata air Dong Poh, Ngandong dan Ngumbul. Seluruh aliran airnya masuk melalui tebing tinggi yang kemudian mengalir ke dalam Sungai Oya, sungai yang tidak pernah kering.

Fasilitas 

Anda dapat berenang sepuasnya di kawasan ini. Jika Anda tidak bisa berenang, tidak perlu khawatir karena di sini juga terdapat jasa penyewaan ban dengan biaya sekitar Rp 2.000. Jadi Anda masih bisa menikmati kesegaran air terjun Sri Gethuk.

Anda juga bisa menyusuri kawasan air terjun dengan menyewa kapal dengan biaya sekitar Rp 5.000 per orang. Selain itu di tempat ini juga tersedia kolam pemancingan serta beberapa warung makan. Pengelola berencana, nantinya kawasan ini akan disediakan fasilitas rafting serta flaying fox.

Akses ke Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta

Kawasan ini berjarak sekitar 750 meter sebelah arah barat Dusun Menggoran atau sekitar 40 km dari kota Yogyakarta. Untuk menuju ke tempat ini hanya dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum yang menuju ke kawasan wisata ini.

Rutenya yakni :

Dari pusat kota Yogyakarta - Jalan Wonosari - Bukit Pathuk Gunung Kidul - Pertigaan Gading ke kanan ke arah Playen. Dari Playen kemudian belok kanan ke arah Kecamatan Palihan. Sekitar dua kilometer dari Kecamatan Palihan akan ada pertigaan, ambil arah ke kanan.

Dari sini, Anda akan menjumpai banyak papan petunjuk jalan yang mengarah ke lokasi air terjun. Anda tinggal ikuti saja petunjuk jalan tersebut. Sekitar tujuh kilometer dari pertigaan Anda sudah sampai di lokasi air terjun.

Bisa juga melalui rute :

Jalan Imogiri Barat – Panggang – Paliyan – Playen – Bleberan. Setelah tiba di Gua Rancang Kencana, Anda harus berjalan kaki sekitar 300 meter untuk sampai di dermaga penyebrangan. Kemudian Anda bisa menggunakan getek atau perahu tradisional dengan biaya sekitar Rp 7.000 dengan waktu tempuh sekitar 7 menit.

Anda dapat juga menyusuri jalan setapak melewati pematang sawah dengan jarak sekitar 450 meter lalu menuruni 96 anak tangga. Dan sampailah Anda di lokasi air terjun.

Jam buka

Buka setiap hari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Biaya tiket masuk

Rp 30.000, termasuk tiket masuk ke kawasan Gua Rancang Kencono.

Makan di Air Terjun Sri Gethuk

Terdapat banyak warung makan dengan menu spesial yang bisa Anda dapatkan disini adalah tiwul tempe penyet yang dihargai sekitar Rp 4.000 per porsi.

Sumber : utiket.com

Monday, January 26, 2015

Bukit Bintang Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Bukit Bintang merupakan sebuah obyek wisata yang terletak di Kota Gudeg, tepatnya di perbukitan Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. Nama asli tempat ini adalah Bukit Hargo Dumilah namun lebih dikenal dengan nama Bukit Bintang karena dari tempat ini Anda bisa menyaksikan indahnya kerlap-kerlip cahaya lampu laksana kemerlip cahaya bintang. Kerlap-kerlip cahaya lampu tersebut sebenarnya berasal dari pancaran lampu rumah-rumah yang ada di wilayah Yogyakarta dimana bila dilihat dari atas bukit ini maka pancarannya akan nampak seperti cahaya bintang. Tempat ini cukup terkenal di kalangan anak muda. Walaupun begitu tak jarang pula sekumpulan keluarga datang untuk menikmati keindahan dan keromantisan tempat ini. Walaupun obyek wisata ini juga bisa dikunjungi pada siang hari namun tempat ini akan terlihat lebih indah bila Anda mengunjunginya di malam hari.

Bukit ini terletak di ketinggian sekitar 150 meter di atas kota Yogyakarta, sehingga tak heran bila udara di tempat ini cukup sejuk namun juga dingin. Bukit ini semakin ramai oleh pengunjung yang ingin melihat keindahan kota Yogyakarta di malam hari dari ketinggian. Maka tak heran jika banyak penduduk setempat yang memanfaatkan lokasi ini untuk berwirausaha. Kebanyakan usaha yang dipilih adalah usaha kuliner. Jadi jangan khawatir selama Anda berada di sini karena selain Anda bisa menikmati indahnya pemandangan kota Yogyakarta di malam hari dari atas bukit, Anda juga bisa menikmati beberapa makanan dan minuman yang dijual di sini, mulai dari makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, pisang bakar, maupun makanan berat lainnya yang akan terasa lebih nikmat lagi bila ditemani dengan secangkir kopi panas. Bagi pengunjung yang datang dari luar kota Yogyakarta juga jangan khawatir karena beberapa tempat penginapan juga sudah tersedia di sini.

Akses ke Bukit Bintang Yogyakarta

Tempat ini terletak di Jalan Raya Yogyakarta-Wonosari km. 16. Jika ingin menuju ke lokasi obyek wisata ini Anda bisa menggunakan angkutan umum, kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa dengan mudah. Dari pusat kota Yogyakarta Anda bisa menuju ke arah Ring Road Timur kemudian ambil arah yang menuju ke Jalan Wonosari. Anda tinggal lurus mengikuti arah Jalan Wonosari hingga tiba di Bukit Hargo Dumilah, perbukitan Pathuk, Gunung Kidul.

Sumber : utiket.com

Saturday, January 24, 2015

Goa Pindul



Introduksi

Goa Pindul terletak di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Goa ini mulai diperkenalkan pada akhir 2010. Nama Goa Pindul berasal dari sebuah kisah seorang pemuda yang bernama Joko Singlulung yang mencari ayahnya yang hilang. Dengan menyusuri banyak hutan dan goa, tiba-tiba kepalanya terbentur salah satu batu di goa ini, sehingga akhirnya goa ini dinamakan Goa Pindul. Pindul merupakan singkatan kata dari pipi kejendul (bahasa Jawa) yang berarti pipi terbentur.

Goa ini memiliki keindahan yang unik. Unik karena memiliki banyak kilauan stalaktit dan stalakmit yang berusia ribuan tahun yang berwarna putih kristal di berbagai sudut goa. Sangat eksotis. Ada pula stalagtit gong yang bila dipukul akan menghasilkan suara mirip gong yang suaranya membahana terpantul di dinding goa. Ditambah lagi adanya sebuah ruangan yang cukup besar dengan lubang di atasnya dan berada di tengah goa. Dengan begitu suasana di tengah goa ini menjadi lebih eksotis dengan adanya sinar matahari yang masuk melalui lubang ini.

Anda juga dapat meyusuri sungai sepanjang 300 m menuju ke dalam perut goa dengan memakai ban mobil sebagai pelampungnya. Kegiatan ini disebut cave tubing dan biasanya dilakukan selama kurang lebih 45-60 menit. Aliran sungai di goa ini tenang sehingga bisa dilakukan juga oleh anak-anak. Selama perjalanan menyusuri sungai Anda akan disuguhi beberapa lukisan alami yang tercipta dari kelelawar penghuni goa. Anda juga akan mendapat penjelasan tentang ornamen, batu Kristal di sepanjang penyusuran.

Fasilitas

Bila Anda tertarik bermalam di sini, disediakan juga homestay yang berupa rumah khas penduduk dengan dinding bambu, pemancingan serta rumah makan.

Akses ke Goa Pindul

Untuk dapat menuju ke lokasi goa ini Anda dapat membawa kendaraan pribadi atau kendaraan sewa.

Dengan kendaraan pribadi rutenya :

Dari Kota Yogyakarta menuju Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul. Dari Wonosari Anda langsung menuju ke Karangmojo. Setelah sampai di perempatan Argopolitan, belok kiri dan ikuti jalan desa. Anda sudah sampai di Desa Bejiharjo, dan Dusun Gelaran tidak jauh dari situ.

Sedangkan bagi Anda yang menggunakan angkutan umum, rutenya :

Anda dapat menggunakan bus jurusan Yogya-Wonosari dengan tarif Rp 6.000 sekali jalan. Dan dari Wonosari Anda dapat menggunakan ojek menuju Desa Bejiharjo, Dusun Gelaran dengan biaya sekitar Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Jam buka

Cave tubing buka dari setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Waktu yang tepat untuk menyusuri sungai adalah sekitar pukul 09.00-10.00 WIB.

Biaya tiket masuk

Biaya yang harus Anda keluarkan hanya sekitar Rp 30.000 (minimal 5 orang), dan itu sudah termasuk perlengkapan cave tubing, ban pelampung serta head lamp.

Sumber : utiket.com