Showing posts with label Bali. Show all posts
Showing posts with label Bali. Show all posts

Saturday, April 25, 2015

Ogoh-Ogoh



Ogoh-ogoh merupakan karya seni yang berbentuk boneka atau patung dari Bali. Ogoh-ogoh merupakan simbol dari unsur negatif atau sifat buruk yang ada di sekeliling kehidupan manusia. Ogoh-ogoh biasanya ditampilkan satu hari sebelum Hari Raya Nyepibiasanya dimulai saat hari mulai petang hingga tengah malam (pengerupukan). 

Ogoh-ogoh dahulu awalnya terbuat dari kerangka bambu yang dilapisi dengan kertas. Namun seiring dengan perkembangan zaman, ogoh-ogoh mulai dibuat dengan bahan dasar styrofoam. Dengan bahan inilah ogoh-ogoh bisa berbentuk tiga dimensi dan lebih hidup. Selain itu  bentuknya juga terlihat lebih halus. 

Proses pembuatan ogoh-ogoh bisa berminggu-minggu sebelum Hari Raya Nyepi, tergantung pada ukuran, jumlah orang yang mengerjakan serta bentuknya. Setiap tingkatan masyarakat di wilayah Bali mulai dari tingkat banjar umumnya akan membuat ogoh-ogoh. Setiap ogoh-ogoh pasti akan diarak, biasanya oleh sekumpulan pemuda maupun anak-anak dan diiringi oleh gamelan khas Bali. Ogoh-ogoh tersebut juga akan dilombakan. Pelaksanaan arak-arakan akan dikelola oleh sebuah panitia yang dibentuk oleh Sekaa Teruna Teruni yakni sejenis karang taruna di masing-masing banjar.

Bentuk ogoh-ogoh awalnya merupakan simbol perwujudan dari Bhuta Kala yang terdiri dari unsur alam yakni air, api, cahaya, tanah serta udara yang divisualisasikan dalam bentuk yang tinggi besar dan menyeramkan. Maknanya jika kekuatan alam tersebut terlalu besar atau berlebihan tentunya akan menjadi kekuatan yang merusak. Namun seiring berjalannya waktu, bentuk ogoh-ogoh kini tak harus selalu berbentuk wujud Bhuta yang menyeramkan. 

Dan memang pada saat arak-arakan berlangsung, banyak sekali wisatawanbaik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang ikut menyaksikkan, apalagi di sekitar kawasan Pantai Kuta. Jalanan tumpah ruah dengan wisatawan yang ingin menyaksikkan jalannya acara. Jadi sudah sepantasnya ogoh-ogoh yakni salah satu kesenian dan budaya khas Bali yang harus dilestarikan.

Sumber : utiket.com

Thursday, February 12, 2015

Pantai Sepanjang Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Salah satu pantai yang harus Anda kunjungi bila berlibur ke Yogyakarta adalah Pantai Sepanjang. Pantai ini terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Disebut Pantai Sepanjang karena garis pantai ini merupakan yang terpanjang diantara pantai-pantai lain yang ada di Kabupaten Gunung Kidul. Kondisi pantai ini disebut-sebut mirip dengan kondisi Pantai Kuta yang ada di Bali. Hanya saja Pantai Sepanjang ini masih cukup alami, tenang dan asri.

Suasana di kawasan pantai ini cukup menyejukkan. Hamparan pasir pantainya berwarna putih kecoklatan. Beberapa pohon palem menghiasi bibir pantai. Uniknya, bila air laut sedang surut, maka akan nampak batuan karang yang tak beraturan sebagai dasar pantainya. Bila mau bisa pula bermain air di tempat ini, namun ingat jangan terlalu ke tengah. Di belakang pantai terdapat dua bukit. Penduduk setempat memanfaatkan bagian lereng bukit tersebut untuk menanam jagung atau tanaman lainnya. Pantai ini termasuk landai dan kondisinya langsung diterpa ombak, sehingga tidak cocok digunakan untuk melaut. Tanah di atas bukit tersebut sebagian sudah ada yang dibeli oleh investor. Rencananya tanah tersebut akan dibangun villa yang fungsinya nanti bisa digunakan sebagai tempat penginapan bagi wisatawan.

Fasilitas

Di pinggir pantai ini banyak terdapat gubuk yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi para wisatawan. Selain itu gubuk ini juga berfungsi sebagai tempat berteduh sembari menikmati keindahan pantai. Beberapa penginapan dan warung kerajinan tangan bisa Anda jumpai di sekitar kawasan pantai, salah satunya adalah kerajinan tangan dengan bahan dasar cangkang kerang.

Akses ke Pantai Sepanjang Yogyakarta

Jarak dari Yogyakarta ke lokasi pantai ini sekitar 25 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi atau sewa. Baik roda dua maupun roda empat. Waktu tempuhnya sekitar dua jam perjalanan.

Rutenya :

Dari pusat kota Yogyakarta - Wonosari - Jalan Baron - Tanjungsari - Pertigaan masuk kawasan Pantai Baron ke arah timur - Pintu masuk Pantai Kukup ke timur - Pantai Sepanjang.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke kawasan ini sekitar Rp 10.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Friday, October 31, 2014

Pantai Pandawa Denpasar Bali Indonesia



Introduksi

Bali memang sudah menjadi icon wisata di negara Indonesia, keindahan pantai di Bali sudah sangat terkenal sampai ke luar negeri. Banyak wisatawan asing yang sengaja datang ke Bali untuk berlibur. Nah baru-baru ini Bali membuka pantai baru untuk para wisatawan. Namanya Pantai Pandawa. Pantai ini terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Pantai ini tidak jauh dari kawasan wisata Nusa Dua dan Pura Uluwatu. Jaraknya kurang lebih sekitar tiga kilometer dari Nusa Dua. Pantai Pandawa ini dahulunya dikenal dengan nama Secret Beach atau Pantai Kutuh. Keindahannya memang sudah disadari oleh penduduk setempat dan beberapa wisatawan. Namun karena sulitnya akses untuk masuk kesini, membuat pantai ini sepi pengunjung. Untungnya Pemerintah Daerah sekitar tanggap dengan potensi wisata yang dimiliki oleh pantai ini. Kemudian dibangunlah akses jalan yang memudahkan wisatawan menuju ke Pantai Pandawa.

Pantai Pandawa memang berada di balik perbukitan karst. Sepanjang perjalanan menuju pantai ini Anda akan menemukan tebing-tebing karst yang tinggi menjulang. Diantara tebing karst tersebut ada patung dari kelima tokoh Pandawa yakni Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Sehingga namanya disebut dengan nama Pantai Pandawa.

Hamparan pasir di Pantai Pandawa berwarna putih lembut. Air lautnya juga jernih berwarna hijau kebiruan. Lokasinya juga cocok untuk berenang, karena ombak yang datang ke bibir pantai akan pecah terhalang karang. Pantai ini juga mempunyai sunrise yang cantik karena berada di bagian timur. Di sekitar pantai kita bisa juga melihat aktivitas para petani rumput laut, aktivitas pecinta paralayang di atas bukit. Anda juga bisa menyewa sebuah kano dengan biaya sekitar Rp 15.000. Satu kano mampu mampu menampung dua orang. Anda juga akan diberi fasilitas jaket pelampung, jadi tidak usah takut untuk tenggelam.

Fasilitas

Di kawasan pantai ini banyak tersedia fasilitas warung makan yang menawarkan menu nasi goreng, mie goreng, menu makanan laut hingga masakan barat. Jika ingin berjemur, disediakan pula jasa penyewaan kursi beserta payungnya dengan biaya sekitar Rp 30.000 (bila belum dinaikkan). Selain itu beberapa penginapan juga bisa Anda dapatkan di kawasan ini.

Akses ke Pantai Pandawa

Jarak lokasi pantai sekitar 18 kilometer dari Bandara Ngurah Rai. Untuk menuju ke tempat ini, Anda bisa menggunakan kendaran sewa atau kendaraan pribadi.

Rutenya :

Dari bandara langsung menuju ke Kuta lalu menuju ke arah Garuda Wisnu Kencana. Dari sini belok kiri menuju ke arah Nusa Dua atau Bali Cliff. Ambil jalan lurus hingga tiba di pertigaan yang sedikit besar. Di pertigaan tersebut Anda akan menemukan papan petunjuk arah yang menginformasikan lokasi Pantai Pandawa.

Belok kiri dari pertigaan tersebut dan ikuti jalan hingga sekitar 3-4 kilometer, Anda akan menemukan sebuah tikungan menanjak dan papan petunjuk arah ke Pantai Pandawa. Belok kanan dan ikuti papan petunjuk arah tersebut hingga sekitar 3 kilometer dan lokasi pantai sudah mulai terlihat.

Biaya tiket masuk

Harga tiket masuk ke kawasan ini sekitar Rp 2.000 per orang (bila belum dinaikkan).

Sumber : utiket.com

Sunday, June 22, 2014

Lumba Lumba di Teluk Kiluan Bandar Lampung Indonesia


Tentang Lumba Lumba di Teluk Kiluan

Teluk Kiluan adalah sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan, Sumatera atau berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota Bandar Lampung. Tempat ini merupakan tempat migrasi bagi sekumpulan ikan lumba-lumba jenis mulut botol. Teluk ini mempunyai pemandangan alam serta pantai yang cukup memukau. Hamparan pasir pantainya berwarna putih dan lembut. Cukup serasi dengan air lautnya yang berwarna biru jernih. Tidak jauh dari teluk ini terdapat satu obyek wisata lainnya yakni Pulau Kelapa atau disebut juga Pulau Kilauan. Pulau ini merupakan sebuah pulau kecil yang berada di tengah teluk.

Selain berenang maupun snorkeling, di teluk ini Anda juga bisa melihat atraksi dari sekumpulan ikan lumba-lumba. Atraksi dari sekumpulan ikan lumba-lumba ini biasanya dapat Anda lihat di pagi hari sekitar pukul 06.00 – 10.00 WIB. Namun untuk dapat menyaksikan atraksi ini Anda terlebih dahulu harus menyewa perahu kecil atau Jukung. Dengan perahu kecil atau Jukung tersebut Anda akan dibawa ke tengah laut, dimana para lumba-lumba berkumpul. Biaya sewa setiap Jukung tersebut berkisar antara Rp 250.000,- hingga Rp 300.000,- dan setiap jukung dapat menampung hingga tiga orang penumpang. Waktu tempuhnya sekitar dua puluh lima menit perjalanan dari bibir pantai. Dari jarak dekat maka Anda bisa melihat sekumpulan ikan lumba-lumba yang berenang bahkan melompat di sisi perahu yang datang seolah-olah ingin menyambut kedatangan Anda.

Teluk Kiluan memang belum dialiri listrik, kebanyakan penduduk setempat menggunakan genset untuk penerangan. Sinyal telepon genggam juga masih sulit didapatkan di tempat ini. Namun jangan khawatir karena di teluk ini disediakan beberapa tempat penginapan sederhana dan nyaman. Biaya sewa per kamarnya berkisar antara Rp 150.000,- hingga Rp 300.000,-. Untuk makan juga disediakan oleh penginapan tersebut namun akan ada biaya tambahan. Menu yang disajikan biasanya hidangan khas Lampung yakni pepes ikan yang dimakan dengan sambal yang terbuat dari durian. Teluk ini rata-rata dihuni oleh masyarakat keturunan Bali karena dahulunya tempat ini merupakan desa transmigrasi dari Pulau Jawa serta Bali. Sehingga jangan heran bila selama perjalanan menuju ke tempat ini Anda akan disuguhi dengan beberapa pura yang ada.

Akses ke Lumba Lumba di Teluk Kiluan

Teluk Kiluan berjarak sekitar 80 kilometer dari Bandar Lampung dan waktu tempuhnya sekitar tiga hingga empat jam perjalanan. Rute yang bisa dilalui bila Anda dari Jakarta adalah Jakarta-Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakaheuni-Teluk Betung-Pasawaran-Kiluan. Kondisi jalan untuk menuju ke tempat ini memang cukup sulit dan menantang. Sebagian kondisi jalannya ada yang belum beraspal dan berlumpur. Jadi disarankan jangan menggunakan mobil sedan untuk menuju ke tempat ini. Namun jangan khawatir karena medan perjalanan yang cukup berat akan terbayarkan bila Anda telah sampai di tempat tujuan. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini adalah sekitar bulan April hingga September dimana musim kemarau sedang berlangsung.

Sumber : utiket.com

Sunday, December 8, 2013

Tips Menyusun Rencana Liburan


Liburan memang mengasyikan, apalagi jika Anda jeli mengatur jadwal perjalanan Anda pasti liburan Anda akan berjalan maksimal. Rencana perjalanan memang perlu dibuat sebelum Anda melakukan perjalanan liburan. Jangan sampai liburan Anda berantakan hanya karena Anda tidak mempunyai rencana yang pasti. Berikut adalah beberapa trik mudah yang bisa membantu Anda merencanakan perjalanan liburan Anda:

Data tempat-tempat yang wajib Anda kunjungi

Pertama yang paling penting yang harus Anda lakukan yaitu mendata tempat-tempat apa saja yang akan Anda kunjungi dalam liburan Anda. Semua tempat harus di data dengan benar jangan sampai ada yang terlewatkan, termasuk tempat hiburan dan restoran.

Membagi tempat yang akan Anda kunjungi ke dalam beberapa wilayah

Setelah Anda menentukan dan mendata tempat mana saja yang akan Anda kunjungi Anda harus mencari tahu dengan pasti lokasi tempat itu berada. Anda bisa mencarinya menggunakan peta wisata atau internet. Setelah itu kelompokan berdasar lokasi-lokasi yang paling dekat hingga terkelompok menjadi per wilayahnya. Hal ini akan berguna, agar Anda tidak bolak-balik lokasi, karena sudah tahu bahwa tempat wisata tersebut ada dalam satu wilayah.

Hitung lama perjalanan Anda

Hitung lama perjalanan Anda, tentukan berapa lama Anda akan berlibur dan bagi berdasarkan banyaknya tempat wisata yang Anda kunjungi. Sehingga Anda bisa mengunjungi tempat wisata tujuan Anda tanpa kehabisan waktu.

Beli oleh-oleh

Anda harus ingat jangan langsung berburu oleh-oleh saat Anda baru tiba di tempat wisata. Anda harus menyiapkan waktu khusus untuk berburu oleh-oleh maupun berbelanja. Anda bisa menyelipkan waktu khusus di sela-sela perjalanan Anda atau jika Anda berlibur dalam beberapa hari Anda bisa meletakan satu hari khusus.

Berikut adalah paket wisata yang bisa menjadi pilihan Anda :


Sumber : utiket.com

Wednesday, November 13, 2013

Pulau Komodo Labuanbajo Indonesia


Tentang Pulau Komodo

Terletak di ujung barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya diantara Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Pulau ini dikembangkan oleh pemerintah pusat sebagai Taman Nasional Komodo.

Lebih tepatnya pulau ini sebagai habitat asli dari komodo, di pulau ini terdapat 2500 ekor komodo, selain komodo pulau ini juga memiliki kekayaan flora yang beraneka ragam seperti kayu sepang yang digunakan oleh warga sekitar sebagai pewarna pakaian ataupun pohon nitak yang dipercaya bisa sebagai obat yang bijinya gurih dan enak seperti kacang polong. Tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis "New Seven Wonders of Nature".

Dan Pulau ini juga memiliki kekhasan tersendiri dengan savana dan keindahan alam bawah lautnya, di pulau ini banyak hal yang bisa kamu nikmati antara lain, jika kamu hobi hiking di sini tempat yang paling tepat untuk hobi kamu, kamu juga bisa camping atau hanya sekedar mengamati satwa yang ada di sana.

Sedangkan untuk wisata airnya banyak hal yang bisa kamu lakukan seperti memancing, diving, snorkeling, kano atau hanya berkeliling dengan menggunakan sampan. Pulau Komodo sangat tepat bagi kamu yang menyukai wisata alam.

Selain itu masih banyak daya tarik untuk pulau ini yang wajib dikunjungi, antara lain:
  • Satu-satunya pulau di dunia yang memiliki kadal terbesar yaitu komodo
  • Pada perairan di pulau ini terdapat perairan bawah air
  • Dasar laut perairan komodo merupakan dasar laut terbaik di dunia
  • Di permukaan laut banyak terdapat dataran kering yang berbentuk karang
Akses ke Pulau Komodo

Untuk dapat pergi ke pulau ini sangatlah mudah dan dapat menggunakan kapal feri dari Sape, Sumbawa dan dilanjutkan dengan speedboat atau kamu juga bisa langsung dari Bali menuju Labuan Bajo dan dapat menggunakan kapal ke pulau Komodo. Dan untuk ke Pulau Komodo Anda dapat menggunakan pesawat dengan mencari
tiket pesawat promo dan mengunjungi :


Sumber : utiket.com

Tuesday, November 5, 2013

Pantai Lovina Bali, Indonesia


Tentang Pantai Lovina

Pantai Lovina terletak di pesisir utara Pulau Bali, tepatnya sekitar 10 km arah barat Singaraja. Pantai Lovina berada di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. Pantai Lovina terkenal akan objek wisata lumba-lumba, karena itu sebuah patung berbentuk lumba-lumba setinggi +/- 5 meter dibangun di dekat pintu masuk kawasan wisata. Pantai Lovina berpasir hitam dan masih alami sangatlah menarik untuk dikunjungi.

Kamu bisa menjumpai lumba-lumba yang berada di tengah laut perairan pantai Lovina, yang terletak sekitar satu kilometer dari bibir pantai. Ombak di pantai Lovina relatif tenang sehingga kamu bisa pergi ke tengah perairan dengan menggunakan perahu nelayan.

Kawasan pantai Loviana sangatlah unik dan terkenal karena kamu bisa melihat secara langsung ratusan lumba-lumba liar yang lucu dan bersahabat. Tentu ini akan menjadi pengalaman liburanmu yang menyenangkan dan menarik. Namun untuk dapat melihat ratusan ekor lumba-lumba lucu ini, kamu harus berangkat di pagi hari saat matahari akan terbit. Karena lumba-lumba di kawasan Lovina biasanya hanya muncul dan beratraksi secara alami menunjukkan kegiatan mereka sekitar pukul 6 sampai 8 pagi.

Kamu bisa menyewa perahu nelayan berukuran kecil yang disediakan untuk perjalanan wisata tersebut dan hanya bisa memuat empat orang. Jika kamu belum beruntung untuk bisa secara langsung melihat puluhan bahkan ratusan lumba-lumba tersebut jangan khawatir kamu masih bisa menikmati pemandangan pantai yang tidak kalah menariknya dengan pantai lain di Bali. Di pantai Lovina kamu juga bisa menyelam atau snorkeling, di sini kamu bisa menjumpai beragam ikan hias yang cukup ramah mendatangi para penyelam. Di kawasan pantai Lovina juga telah di fasilitasi banyaknya penginapan dengan tarif relatif terjangkau, kamu bisa memilih penginapan dari penginapan sederhana sampai cottage. Ada pula penginapan yang menyediakan atraksi lumba-lumba terlatih sampai kebun binatang mini.

Akses ke Pantai Lovina 

Dari Denpasar: Di Terminal Bus Ubing di Utara Denpasar dengan menggunakan mini bus menuju Singaraja yang berjarak sekitar 11 km sebelah timur Lovina. Di Terminal Bus Singaraja, kamu melanjutkan perjalanan menuju arah barat dan memberitahu kepada supir dimana kamu akan turun, dengan total biaya sekitar Rp. 30.000.

Dari bandara: tidak ada pilihan transportasi umum. Kamu bisa menggunakan taksi dan langsung ke Lovina dengan lamanya perjalanan sekitar empat jam atau lebih dan biaya sekitar Rp. 300.000 Atau, kamu bisa naik taksi menuju Terminal Bus Denpasar.

Dari Gilimanuk dan Ubud: sekitar 4 jam dan Ubud sekitar 3 jam, namun kamu juga harus pergi menuju terminal bus Singaraja. Jika kamu beruntung, akan ada mini bus yang langsung menuju Lovina.

Sumber : utiket.com

Monday, October 7, 2013

Sekilas Tentang Ondel-ondel Khas Betawi


Ondel-ondel merupakan sebuah boneka besar dengan tampilan matanya yang selalu melotot dan identik dengan budaya khas Betawi. Walaupun begitu, kesenian serupa juga terdapat di beberapa daerah di luar kota Jakarta, seperti kesenian di Pasundan yang menyerupai Ondel-ondel ini disebut dengan Badawang, sedangkan di Jawa Tengah disebut dengan Barongan Buncis, sementara di Bali dikenal dengan nama Barong Landung. Konon kesenian ini sudah ada sebelum masuknya agama Islam di Pulau Jawa.

Ondel-ondel biasanya mempunyai tinggi sekitar dua setengah meter dengan diameter garis tengahnya kurang lebih sekitar 80 centimeter. Ondel-ondel yang menggambarkan seorang laki-laki biasanya mukanya berwarna merah, sedangkan Ondel-ondel yang menggambarkan seorang perempuan biasanya akan bermuka putih atau kuning. Proses pembuatan Ondel-ondel sendiri biasanya dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pembuatan rangka dan tahap pembuatan topeng. Untuk membuat sepasang boneka Ondel-ondel biasanya memerlukan waktu sekitar satu hingga tiga minggu tergantung ukuran yang diinginkan. Untuk pembuatan rangka, bahan yang digunakan biasanya adalah bambu dan ijuk, sedangkan untuk pembuatan topeng kini lebih banyak menggunakan bahan dari fiber glass daripada kayu karena dianggap lebih praktis. Sedangkan untuk baju yang nantinya akan digunakan pada boneka biasanya menggunakan bahan kain satin serta sarung untuk bagian bawahnya.

Awalnya Ondel-ondel mempunyai fungsi sebagai penolak bala dan dahulu masyarakat Betawi sering menjadikan Ondel-ondel sebagai simbol leluhur penjaga kampung untuk menjauhkan dari berbagai gangguan roh halus yang bergentayangan. Maka tidak heran apabila dahulu Ondel-ondel mempunyai wajah yang cukup menyeramkan. Terkait dengan fungsi awal Ondel-ondel tersebut maka dahulu sebelum akan memulai pembuatan Ondel-ondel biasanya seorang pengrajin akan melakukan ritual khusus seperti menyediakan aneka sesaji berupa kemenyan, kembang tujuh rupa serta bubur sumsum. Hal ini dimaksudkan agar proses pembuatan boneka dapat berjalan lancar serta diharapkan roh yang nantinya akan bersemayam di dalam boneka adalah roh baik. Ritual khusus ini menurut masyarakat setempat disebut dengan Ukup atau Ngukup.

Namun seiring dengan berjalannya waktu serta adanya pergeseran fungsi dari Ondel-ondel itu sendiri maka ritual khusus tersebut sudah mulai ditinggalkan. Semenjak kepemimpinan Ali Sadikin sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1966-1977, Ondel-ondel telah beralih fungsi sebagai boneka seni khas Betawi sekaligus juga sebagai seni pertunjukkan rakyat yang menghibur. Wajah Ondel-ondel yang dahulu terkesan menyeramkan pun kini sudah berubah menjadi lebih manis. Dalam pertunjukkannya pun Ondel-ondel lebih sering diiringi dengan musik tradisional khas Betawi seperti Tanjidor, Bende, Ningnong, maupun Rebana Ketimpring.

Sumber : utiket.com

Saturday, September 28, 2013

Festival Kesenian Bali



Festival Kesenian Bali (Bali Arts Festival) atau dikenal juga dengan nama Pesta Kesenian Bali merupakan salah satu festival budaya yang terkenal di Indonesia. Festival ini merupakan acara tahunan dan biasanya diselenggarakan setiap bulan Juni selama satu bulan penuh dengan tema yang selalu berbeda. Selain bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan pariwisata serta budaya yang ada di Bali, festival ini juga merupakan wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan segala bentuk kreativitas dan karya cipta seni mereka. Karya seni yang ditampilkan pun tentunya adalah yang berkualitas dan terbaik.

Awalnya, Festival Kesenian Bali atau Pesta Kesenian Bali ini diprakarsai oleh Almarhum Prof.Dr.Ida Bagus Mantra pada tahun 1979, dimana pada saat itu beliau menjabat sebagai Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali. Pesta Kesenian Bali yang pertama diselenggarakan selama dua bulan yakni berlangsung pada tanggal 20 Juni 1979 hingga 23 Agustus 1979. Saat ini dasar penyelenggaraan festival ini adalah Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 07 Tahun 1986. Selama sejarah perjalanannya, festival ini umumnya selalu dibuka oleh pejabat tinggi negara.

Dalam festival ini persembahan karya seni yang ditampilkan tersebut mengandung makna pembebasan yang ikhlas dimana dalam ajaran agama Hindu disebut dengan Yadnya. Maka tak heran bila setiap seniman yang ikut berpartisipasi dalam festival ini akan selalu mempersembahkan karya seni terbaiknya. Banyak acara yang terangkum dalam festival ini, diantaranya adalah pameran, kegiatan budaya, kontes dan beberapa kegiatan terkait lainnya. Suasana meriah nan megah festival ini selalu mampu menarik wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri. Bagi para wisatawan selain dapat mencicipi beberapa makanan khas Bali yang disediakan di beberapa counter di festival, juga dapat belajar banyak hal tentang budaya lokal dan pedesaan di Indonesia. Beberapa tarian klasik dari Bali juga dapat Anda saksikan di festival ini. Festival ini merupakan salah satu festival berwarna yang patut Anda saksiksan.

Sumber : utiket.com