Thursday, June 18, 2015

Bisakah Pesawat Tersambar Petir



Petir merupakan hasil pelepasan muatan listrik di awan atau udara. Petir dapat terjadi karena adanya perpindahan muatan negatif ke muatan positif. Energi dari pelepasan tersebut sangat besar sehingga menciptakan rentetan cahaya, panas dan bunyi yang kuat yang dikenal dengan nama guntur atau halilintar.

Nah, bisakah pesawat yang sedang terbang di udara tersambar petir? Hal tersebut bisa saja terjadi, namun kemungkinannya sangat kecil dan jarang terjadi. Memang ada beberapa pesawat yang pernah tersambar petir dan harus mendarat darurat. Namun dengan perkembangan teknologi di jaman modern sekarang ini kemungkinannya menjadi lebih kecil.

Pesawat terbang di jaman modern sekarang ini memiliki sistem teknologi static discharge di badannya. Sistem tersebut berfungsi untuk membuang muatan listrik yang ada di badan pesawat ke udara. Sehingga kemungkinan terjadi loncatan listrik atau petir dari badan pesawat dapat diperkecil.

Prosesnya ketika petir menyambar pesawat, maka muatan listrik akan mengalir di sepanjang aluminium dan menuju ke permukaan yang lebih lancip yang ada di ujung-ujung pesawat serta ekor pesawat. Di ujung yang lancip itu, muatan listrik akan terbuang dalam bentuk percikan api. Sehingga listrik tidak masuk ke dalam pesawat. Bahkan orang yang ada di dalam pesawat tidak akan merasakan bahwa pesawat tersambar petir.

Sistem static discharge di pesawat bentuknya berupa lempengan plastik atau kawat yang berisi logam. Alat tersebut ada di ujung-ujung pesawat serta ekor pesawat. Jumlahnya sekitar 12 hingga 16 buah.

Sistem static discharge tersebut sangat jarang rusak karena perawatannya cukup mudah dan sederhana. Hanya saja jika sistem tersebut sampai rusak, maka tidak menutup kemungkinan pesawat bisa tersambar petir dan muatan listrik bisa saja masuk ke dalam pesawat. Efeknya adalah gangguan peralatan komunikasi dan navigasi. Bahkan bisa menyebabkan pesawat terbakar di udara dan jatuh.

Sumber : utiket.com

Tuesday, June 9, 2015

Jangan Bawa Barang Ini ke Dalam Pesawat



Pernah merasakan pengalaman barang bawaan Anda disita oleh petugas keamanan bandara? Menyebalkan bukan. Ada beberapa jenis barang yang memang tidak boleh Anda bawa ke dalam pesawat. Ketentuan tersebut merupakan peraturan internasional yang sudah ditetapkan oleh ICAO (Internatinoal Civil Aviation Organization) yakni sejenis Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. Nah berikut barang-barang yang tidak boleh dibawa ke dalam pesawat.

Dilarang membawa cairan berbahaya
Maskapai penerbangan pada umumnya melarang setiap penumpangnya untuk membawa cairan berbahaya seperti zat kimia. Meski begitu, Anda diperbolehkan membawa benda-benda cair seperti minyak kayu putih, parfum, atau hairspray dengan kapasitas maksimal 100 ml. Untuk lebih amannya lagi, Anda bisa memasukkan benda-benda tersebut ke dalam bagasi dan melapisinya dengan plastik bening.

Dilarang membawa benda-benda yang berbahan gas
Setiap penumpang umumnya dilarang membawa benda-benda yang berbahan gas seperti cat semprot, korek api dan lain-lain. Gas dapat memicu sebuah ledakan, hal ini tentunya bisa mengancam keselamatan para penumpang.

Dilarang membawa benda-benda tajam
Jangan sekali-kali membawa benda-benda tajam seperti pisau, pedang, samurai, anak panah dan lain-lain meskipun fungsinya hanya sebagai souvenir. Barang-barang tersebut tentunya akan disita oleh petugas keamanan bandara. Sedangkan untuk peralatan make up yang mengandung benda-benda tajam seperti gunting kuku, kikir kuku, pisau cukur dan lain-lain, jika Anda sangat membutuhkannya, Anda bisa mengemas dan memasukkannya ke dalam tas koper yang akan Anda masukkan ke dalam bagasi. Atau jika ingin praktis dan efisien, Anda bisa membelinya di tempat tujuan.

Dilarang membawa senjata api dan peralatan berbahaya lainnya
Setiap maskapai melarang penumpangnya untuk membawa senjata api dan peralatan berbahaya lainnya yang dapat memicu ledakan seperti amunisi, kembang api, petasan dan lain-lain, kecuali bila benda-benda tersebut diizinkan sebagai bagasi yang didaftarkan atas keputusan mutlak dari maskapai yang bersangkutan karena alasan yang sangat khusus.

Dilarang membawa benda-benda yang dapat mengembang
Benda-benda yang dapat mengembang seperti bola tiup untuk kegiatan olahraga basket, voli dan lain-lain dilarang dibawa ke dalam pesawat kecuali bila benda-benda tersebut sudah dikempiskan.

Selain beberapa benda yang sudah disebutkan di atas, masih ada beberapa benda lainnya yang mungkin bisa disita oleh petugas karena berpotensi mengancam keselamatan para penumpang. Apapun itu, ada baiknya bila kita tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Sumber : utiket.com

Wednesday, June 3, 2015

Layanan BidUpgrade Garuda Indonesia



BidUpgrade adalah layanan penawaran spesial dari maskapai Garuda Indonesia yang memberikan kesempatan bagi pelanggannya untuk mengajukan penawaran upgrade dari tiket kelas ekonomi ke tiket kelas bisnis.

Layanan ini khusus bagi Anda yang memiliki tiket resmi maskapai Garuda Indonesia yang diawali dengan angka identifikasi 126. Tiket tersebut juga tidak masuk ke dalam kategori tiket promo, tiket untuk kelompok, tiket gratis/hadiah, serta bukan tiket untuk penumpang khusus misal tiket untuk anak-anak, lansia dan lain-lain.

Penawaran BidUpgrade dapat dilakukan bila penumpang yang beruntung, sudah mendapat konfirmasi email dari pihak Garuda Indonesia karena telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Sehingga penumpang tersebut mendapat penawaran untuk mengajukan BidUpgrade minimal tujuh hari sebelum keberangkatan (untuk penerbangan internasional) dan minimal empat hari sebelum keberangkatan (untuk penerbangan domestik).

Nah, beberapa fasilitas kelas bisnis yang dapat dinikmati oleh penumpang yang berhasil melakukan proses BidUpgrade diantaranya adalah kabin yang nyaman, menu makanan yang lengkap, fasilitas LCD touchscreen untuk hiburan dan lain-lain.

Layanan ini tidak tersedia untuk semua rute penerbangan, hanya untuk beberapa tujuan penerbangan yang memiliki kelas bisnis. Layanan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pelanggan maskapai Garuda Indonesia. Sehingga pelanggan dapat menikmati layanan kelas bisnis meski yang dibeli adalah tiket kelas ekonomi. Beberapa ketentuan dan proses melakukan BidUpgrade dapat dicek selengkapnya di website resmi maskapai Garuda Indonesia.

Sumber : utiket.com

Tuesday, May 26, 2015

Layanan SkyPriority di Garuda Indonesia



SkyPriority adalah layanan prioritas yang meliputi prioritas check in, konter tiket atau transfer, pengambilan bagasi, boarding, penanganan bagasi dan lain-lain. Layanan ini tersedia di setiap bandara yang telah bekerja sama dengan SkyTeam di seluruh dunia. Untuk maskapai Garuda Indonesia, layanan ini dapat dinikmati di 39 bandara domestik yang ada di Indonesia dan 18 bandara internasional.

SkyTeam sendiri merupakan sebuah aliansi yang anggotanya terdiri dari berbagai maskapai besar di dunia. Salah satu anggota aliansi ini adalah maskapai Garuda Indonesia yang merupakan maskapai penerbangan Indonesia pertama yang bergabung dengan SkyTeam. Layanan ini telah dimulai sejak tanggal 1 Maret 2012 dan pertama kali dikenalkan di Bandara Internasional Taoyuan, Taipei.

Dengan adanya layanan SkyPriority ini, pelanggan dapat merasakan kenyamanan secara eksklusif ala karpet merah selama dalam perjalanan diantaranya meliputi :

Layanan prioritas check in
Pada layanan ini, sebuah meja khusus sudah disiapkan agar nantinya bisa melayani proses check in dengan cepat.

Layanan prioritas drop off bagasi
Dengan adanya layanan ini, pemeriksaan bagasi akan lebih cepat dan dilakukan di lokasi drop off khusus.

Layanan prioritas di konter tiket & transit
Jalur khusus di konter tiket dan transit akan disediakan untuk pelanggan yang menggunakan layanan SkyPriority.

Layanan prioritas pemeriksaan keamanan dan paspor
Akan disediakan jalur khusus untuk membantu proses imigrasi serta pemeriksaan keamanan yang lebih cepat.

Layanan prioritas boarding
Disediakan jalur khusus, sehingga pelanggan bisa naik ke dalam pesawat lebih cepat.

Layanan prioritas penanganan bagasi
Bagasi akan ditangani lebih dahulu, sehingga bagasi tersebut akan tiba di tempat lebih awal.

Sumber : utiket.com

Friday, May 22, 2015

Boarding Pass Elektronik AirAsia



Maskapai Indonesia AirAsia telah meluncurkan layanan baru yang disebut dengan Boarding Pass Elektronik atau E-Boarding Pass. Peluncuran tersebut dilakukan di Jakarta. Layanan ini efektif berlaku mulai tanggal 5 Mei 2015, khusus untuk penerbangan domestik yakni dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

E-Boarding Pass dapat diperoleh oleh pelanggan Indonesia AirAsia, baik yang sudah terdaftar menjadi anggota atau non anggota yakni saat pelanggan melakukan check in online melalui aplikasi AirAsia Mobile. AirAsia Mobile sendiri sudah tersedia baik untuk Android maupun IOS. AirAsia Mobile sendiri dapat diunduh melalui website resmi AirAsia, Apple Appstore maupun Google PlayStore.

Salah satu keuntungan bagi para pelanggan yang sudah memiliki E-Boarding Pass ini adalah, pelanggan dapat langsung menuju ke boarding gate. Sedangkan bagi pelanggan yang membawa bagasi, dapat menyerahkan bagasinya terlebih dahulu ke bagian baggage drop baru kemudian menuju ke boarding gate.

Proses selanjutnya, petugas yang ada di boarding gate akan mencocokkan data pelanggan dengan data yang ada di kartu identitas dan memindai E-Boarding Pass. Setelah itu barulah pelanggan dapat langsung menuju ke pesawat dengan menunjukkan E-Boarding Pass kepada awak kabin.

Layanan baru ini merupakan salah satu usaha bagi maskapai Indonesia AirAsia untuk memberikan pengalaman terbang yang lebih baik kepada para pelanggan. Meski saat ini masih terbatas untuk penerbangan domestik dari Bandara Soekarno-Hatta saja, namun ke depannya, layanan ini diusahakan dapat segera dinikmati di seluruh bandara yang ada di Indonesia, baik untuk penerbangan domestik maupun penerbangan internasional.

Sumber : utiket.com

Tuesday, May 19, 2015

Program Promosi Terbaru Garuda Indonesia



Satu lagi program promosi terbaru dari maskapai Garuda Indonesia. Program promosi tersebut dilakukan oleh PT Garuda Indonesia dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Peresmian penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan pada tanggal 18 Mei 2015.

Program promosi terbaru ini berisi tentang penawaran harga khusus tiket penerbangan maskapai Garuda Indonesia di 17 tujuan domestik pilihan serta harga khusus untuk 17.000 kamar hotel dan 170 restoran dari PHRI bagi penumpang maskapai Garuda Indonesia di ketujuhbelas tujuan tersebut. 

Program promosi ini berlaku mulai tanggal 17 Mei 2015 dengan periode perjalanan (Date of Travel) pada tanggal 17 Juni hingga 17 Agustus 2015.

Selain itu, program ini juga menawarkan paket-paket wisata menarik lainnya. Untuk paket-paket wisata tersebut sudah termasuk tiket pesawat maskapai Garuda Indonesia, hotel dan wisata ke pusat rekreasi di 17 tujuan domestiik pilihan. Pilihan program paketnya yakni paket 3 hari 2 malam dan paket 4 hari 3 malam.

Diharapkan dengan adanya kerja sama ini dapat terjadi peningkatan wisatawan domestik ke berbagai kota di Indonesia serta peningkatan kontribusi yang postif bagi sektor perhotelan, penerbangan dan komponen pariwisata lainnya yang  terkait.

Sumber : utiket.com

Sunday, May 10, 2015

Lima Pulau Buatan Terindah di Dunia



Pulau-pulau berikut ini mempunyai bentuk yang indah dan tidak biasa. Namun siapa sangka kalau pulau-pulau ini merupakan buatan manusia. Pulau-pulau apa saja itu?

Palm Island

Pulau cantik ini berada di kawasan Dubai, Uni Emirat Arab dan merupakan pulau buatan terbesar di dunia. Pembangunannya dimulai sejak tahun 2001. Dinamakan Palm Island karena bentuk pulaunya memang menyerupai bentuk pohon palem. Fasilitas di pulau ini sangat lengkap seperti hotel berbintang, villa, apartemen eksklusif di pinggir pantai, waterpark, restoran, pusat perbelanjaan hingga fasilitas olah raga dan spa kesehatan.

The World Island

Pulau buatan ini masih berada di kawasan Dubai, Uni Emirat Arab. Dinamakan The World Island karena memang bentuk pulaunya dibuat menyerupai bentuk peta dunia. Pulau ini terdiri dari 300 kumpulan pulau kecil. Setiap pulau-pulau kecil di World Island mempunyai luas sekitar 23.000 hingga 24.000 meter persegi yang dibagi menjadi empat kategori. Sedangkan akses ke pulau ini hanya bisa menggunakan boat, helikopter atau pesawat amfibi.

Durrat Al Bahrain

Pulau ini merupakan pulau buatan terbesar di Bahrain yang terdiri dari beberapa rangkaian pulau buatan. Sebagian pulaunya ada yang berbentuk ikan dan sebagian lagi ada yang berbentuk bulat sabit. Fasilitas di pulau ini sangat lengkap. Diantaranya adalah adanya hotel berbintang lima, lapangan golf yang cukup luas serta adanya dua belas jembatan untuk mengubungkan antar pulau.

The Pearl

Pulau buatan ini disebut juga dengan Pearl of the God. Lokasinya berada di Doha, Qatar dengan jumlah penghuninya sekitar 40.000 orang. Disebut dengan The Pearl karena bentuk pulaunya menyerupai rangkaian mutiara dan berlian. Fasilitas di pulau ini juga cukup lengkap seperti adanya tiga buah hotel mewah, apartemen dan fasilitas hiburan lainnya.

Paberholm

Pulau ini dikenal pula dengan nama Pulau Merica. Pulau buatan ini berada di Denmark dengan luas sekitar 400 x 500 meter persegi. Pulau ini juga dilengkapi dengan terowongan kereta api sepanjang 4.050 meter serta dua lajur rel kereta api yang terpanjang di Eropa. Selain itu, jembatan yang cukup megah huga turut menghiasi pulau ini. Panjang jembatan tersebut sekitar 16 kilometer yang menghubungkan antara Swedia dengan Denmark. Selain sebagai salah satu tujuan wisata, pulau ini juga berfungsi sebagai reservasi alam.

Sumber : utiket.com