Saturday, December 14, 2013

Tips Terbang Di Malam Hari


Bagi sebagian orang, melakukan penerbangan pada tengah malam hari sudah bukan merupakan hal yang baru lagi. Namun bagi Anda yang belum pernah mengalaminya, tentu hal tersebut bisa menimbulkan kendala tersendiri apalagi jika Anda merupakan orang yang tidak bisa melek di tengah malam. Penerbangan pada tengah malam hari terdapat pada beberapa tujuan penerbangan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya wilayah timur Indonesia, negara-negara Eropa dan Timur Tengah. Berikut ini terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan jika pada tiket yang sudah di tangan Anda terdapat penerbangan pada tengah malam hari:

Makan dan bawa bekal sebelum ke bandara

Makan bisa jadi merupakan hal yang terdengar sepele bagi Anda, namun jangan abaikan hal itu saat Anda memiliki jadwal penerbangan di tengah malam hari. Makanlah sebelum Anda berangkat ke bandara atau bisa juga membawa bekal. Hal tersebut untuk mengantisipasi kelaparan selama penerbangan dan belum tentu juga toko-toko makanan di bandara buka pada tengah malam hari.

Datang ke bandara on-time

Biasanya pesawat yang memiliki jadwal penerbangan pada tengah malam hari selalu on-time. Begitu pula dengan counter check-in di bandara juga selalu on-time. Untuk itu sebaiknya Anda juga on-time untuk datang ke bandara agar tidak ketinggalan pesawat.

Istirahat yang cukup pada siang hari

Penerbangan pada tengah malam tentunya membutuhkan energi ekstra bagi Anda yang terbiasa beristirahat pada jam tersebut. Untuk menyiasatinya, Anda bisa beristirahat yang cukup pada siang hari. Atau jika Anda mendapatkan penerbangan transit, Anda bisa menggunakan penerbangan sebelumnya untuk beristirahat di dalam pesawat. Hal tersebut dimaksudkan agar Anda tetap terjaga selama menunggu penerbangan pada tengah malam.

Tidur selama penerbangan

Anda bisa memanfaatkan waktu selama penerbangan pada tengah malam hari untuk tidur. Lagipula tidak ada pemandangan yang bisa Anda lihat selama penerbangan pada tengah malam hari selain kemerlipnya lampu-lampu. Selain itu, waktu penerbangan pada tengah malam hari juga merupakan waktu istirahat Anda bukan?

Sumber : utiket.com

Friday, December 13, 2013

Bandara Terbaik di Dunia Tahun 2012: Bandara Incheon, Korea Selatan


Korea Selatan memang telah menjadi  negara yang menjadi pusat perhatian. Lihat saja fashion style, drama Korea hingga musik Korea yang terkenal dengan julukan K-Pop begitu mendunia. Tak sebatas itu saja, bandara utama di negara ini juga menjadi pusat perhatian dunia karena berhasil memborong berbagai penghargaan tiap tahunnya. Bandara itu adalah Bandara Incheon.

Bandara Incheon atau Incheon International Airport (IATA: ICN, ICAO: RKSI) berjarak sekitar 48 km dari Seoul, ibukota Korea Selatan. Bandara ini menggantikan Gimpo International Airport yang sudah tidak bisa menampung lonjakan penumpang di Korea Selatan pada tahun 1990 semenjak negara ini terpilih menjadi tempat berlangsungnya Olimpiade Musim Panas pada tahun 1988.

Bandara ini mulai dibangun pada tahun 1992 dan resmi dibuka pada 29 Maret 2001. Pembangunan bandara ini bertahap memasuki fase kedua pada tahun 2002 dan selesai pada tahun 2008. Sejak dibuka pertama kali pada tahun 2001, Bandara Incheon yang didesain oleh Denver’s Architects langsung mendapatkan predikat sebagai salah satu bandara terbaik di dunia. Bandara ini dibangun dengan menonjolkan kebudayaan Korea Selatan. Kubah atap bandara ini pun berupa gambaran kuil tradisional Korea Selatan.

Selain menjadi bandara terbaik di dunia, Bandara Incheon juag menjadi bandara tersibuk di dunia dengan menghubungkan 173 kota di 53 negara yang dilayani oleh sekitar 90 maskapai penerbangan seleuruh dunia. Gedung terminal bandara ini pun sangat luas, yakni mencapai sekitar 594.000 meter persegi. Memasuki terminal bandara ini, suasana kebudayaan Korea Selatan akan terasa sangat kental sekali mulai dari ornament, toko-toko yang ada di dalam terminal hingga para petugas terminal bandara yang mengenakan pakaian tradisional khas Korea Selatan.

Tiga landasan pacu dan 44 boarding gate di bandara ini mampu menampung pesawat jumbo seperti Airbus A380. Proses boarding di bandara ini pun juga terbilang sangat cepat , hanya memakan waktu sekitar sembilanbelas menit dan duabelas menit untuk proses kedatangan. Padahal standar dunia menerapkan selama 60 menit untuk proses boarding dan 45 menit untuk proses kedatangan.

Oleh Airport Council Internasional dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia pada tahun 2005-2010 secara berturut-turut. Pada tahun 2011 posisi tersebut direbut oleh Bandara Internasional Hongkong, namun pada tahun 2012 Bandara Incheon berhasil merebut kembali gelar tersebut. Bahkan oleh Skytrax, Bandara Incheon dinobatkan sebagai salah satu bandara bintang lima di dunia.

Tak mengherankan jika Bandara Incheon mendapatkan predikat tersebut karena bandara ini mengutamakan kenyamanan penumpangnya. Lihat saja kebersihan bandara yang memiliki tingkat luar biasa, ruang tunggu bandara yang nyaman, ruang khusus internet, tempat khusus mandi dan ganti pakaian. Selain itu, terdapat pula fasilitas lain seperti lapangan golf, zona permainan anak-anak, salon, spa, berbagai toko yang menjual aneka souvenir khas Korea Selatan, food court hingga fine dinning restaurant bahkan ada studio khusus yang bisa dipakai oleh para turis untuk berfoto mengenakan pakaian tradisional khas Korea Selatan.

Seni hiburan pun bisa anda nikmati di Bandara Incheon karena terdapat museum mini dimana anda dapat mendengarkan musik tradisional Korea Selatan. Tak hanya itu saja, di dalam bandara ini pun tersedia pula tempat pemandian tradisional Korea Selatan yang jarang dijumpai di berbagai bandara lain di dunia. Sedangkan di terminal basement, para turis akan disuguhi oleh berbagai bunga di taman mungilnya yang terdapat di sepanjang lorong. Untuk berpindah terminal pun para penumpang tidak perlu bersusah payah karena telah tersedia monorail antar terminal yang memudahkan para penumpang untuk berpindah terminal. Jika ingin bukti, anda bisa segera membuat jadwal traveling ke Negeri Ginseng ini dan bersiap-siaplah untuk mengagumi bandara terbaik di dunia ini. Happy traveling!

Sumber : utiket.com

Thursday, December 12, 2013

Bandara Juanda, Surabaya: Bandara Terbaik di Indonesia Tahun 2013


Bandara di indonesia memang banyak sekali jumlahnya dan semua bandara tentu selalu berusaha memberikan pelayanan terbaiknya untuk para wisatawan. Namun sudah tahukah Anda bandara mana yang berhasil menyabet  penghargaan Best Performing Indonesia Of The Year di Indonesia?  Bandara yang berhasil meraih penghargaan nasional tersebut yaitu Bandara Juanda

Bandara Juanda sendiri merupakan bandara internasional yang ada di Kota Pahlawan, Surabaya. Bandara ini terletak di kabupaten Sidoarjo sekitar 20 kilometer dari Surabaya. Bandara internasional ini dikelola oleh PT. Angkasa Pura I. Tentu hal ini sangat membanggakan bagi penduduk Jawa Timur terutama karena Bandara Juanda menjadi bandara terbaik di Indonesia pada tahun 2013 ini.

Bandara Juanda juga merupakan bandara tersibuk nomor dua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Sedangkan nama Bandara Juanda diambil dari nama salah satu mantan perdana menteri Indonesia yaitu Djuanda Kartawidjaja karena beliau merupakan penggagas pembangunan bandara ini. Bandara Juanda juga pernah meraih penghargaan di tingkat ASEAN pada ajang ASEAN Commercial Aviation Award Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA) pada tahun 2013 sebagai ASEAN Airport of The Year. Di tahun yang sama pula, Bandara Juanda menerima penghargaan Service Quality Gold Award 2013 yang diadakan oleh Majalah Service Excellence dan lembaga riset Carre-Center for Customer Satisfaction & Loyalty (Carre-CCSL).

Semoga  dengan adanya penghargaan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi bandara-bandara lain untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kebersihan lingkungan di sekitar bandara, agar wisatawan merasa nyaman terutama untuk wisatawan asing yang singgah ke Indonesia.

Sumber : utiket.com
 

Wednesday, December 11, 2013

Tips Saat Penerbangan Transit


Bagi Anda yang sudah terbiasa berpergian menggunakan pesawat terbang pasti sudah tidak asing atau bahkan terbiasa dengan yang namanya transit. Transit sendiri berarti perhentian sementara untuk berganti pesawat. Ada banyak sebab yang mengakibattkan pesawat terbang harus mengalami transit, antara lain, okupasi tempat duduk, jarak yang di tempuh terlalu jauh atau untuk rute luar negeri biasanya adanya kerjasama bilateral antara pemerintah dengan maskapai tertentu. Di Indonesia sendiri ada beberapa maskapai yang mengharuskan rute tertentu untuk transit. Sementara itu melalui Surat Edaran Direktorat Jendral Perhubungan Udara juga sudah mengatur tentang prosedur keamanan penumpang dan transefer. Anda yang sudah terbiasa pasti tahu bagaimana dan apa saja yang harus di lakukan saat pesawat mengalami transit, tapi bagi Anda yang belum pernah mengalaminya ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui agar Anda tidak kebingungan saat pesawat Anda transit:

Saat membeli tiket pesawat sebaiknya di tanyakan terlebih dahulu dengan jelas apakah pesawat Anda transit atau langsung, tanyakan juga berapa lama kira-kira waktu transitnya. Anda juga bisa menanyakan penerbangan Anda hanya transit atau ganti maskapai.

Saat di Bandara, perhatikan dengan seksama penerbangan selanjutnya, cek boarding pass Anda apakah sudah sesuai atau belum dengan jadwal yang ada. Perhatikan juga waktu transit Anda, nama pesawat dan nomer penerbangan. Jika Anda ragu silahkan menghubungi petugas bandara.

Jika Anda harus transit dan ganti terminal maka sebaiknya Anda bertanya kepada petugas, terminal mana yang sesuai dengan tujuan akhir serta pintu keberangkatannya. Akan lebih baik jika maskapai menyediakan bus untuk pindah terminal, namun jika tidak Anda bisa keluar melalui pintu kedatangan dan kemudian lanjut menggunakan shuttle bus bandara.

Jangan lupa perhatikan juga barang bawaan Anda, jangan lupa untuk memberi tanda pengenal dengan jelas, serta mintalah label kepada petugas check in yang mudah di baca. Sebelum meninggalkan pesawat jangan lupa cek barang bawaan Anda di kabin, jangan sampai ada yang tertinggal.

Saat pesawat mendarat awak kabin akan memberi pengumuman kepada penumpang yang akan melanjutkan penerbangan. Penumpang yang akan melanjutkan penerbangan biasanya di haruskan melapor ke petugas bandara atau tetap tinggal di pesawat. Jika, penumpang di minta untuk tetap tinggal maka petugas bandaralah yang akan memeriksa ke kabin. Selalu patuhi aturan yang ada, dan jangan ragu untuk bertanya.

Sumber : utiket.com

Tuesday, December 10, 2013

Bandara Internasional Pertama di Indonesia


Ada yang tahu bandara internasional pertama yang ada di Indonesia? Bandara adalah suatu gerbang bagi para wisatawan untuk dapat masuk ke dalam suatu wilayah melalui perjalanan udara. Dan tahukah Anda bahwa bandara pertama di Indonesia yang dibuka untuk penerbangan internasional adalah Bandara Kemayoran

Yups, Bandara Kemayoran dibangun sejak tahun 1934 oleh pemerintahan Hindia Belanda, mulai beroperasi pada tanggal 6 Juli 1940 dengan kode bandara JKT. Walau begitu peresmiannya baru dilakukan pada tanggal 8 Juli 1940. Pesawat pertama yang melakukan pendaratan di bandara ini adalah pesawat jenis DC-3 Dakota yang melakukan penerbangan dari Tjililitan atau Halim Perdanakusuma untuk saat ini. DC-3 Dakota sendiri adalah pesawat yang dimiliki oleh maskapai penerbangan Hindia Belanda yakni KNILM (Koningkelije Nederlands Indische Luchtvaart Maatschapij). Pesawat ini juga merupakan pesawat pertama yang melakukan penerbangan dari Bandara Kemayoran ke Australia. 

Bandara Kemayoran merupakan bandara pertama yang berfungsi sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan kedirgantaraan. Salah satu kegiatan kedirgantaraan atau airshow pertama diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus 1940. Penyelenggaraan Airshow ini untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Kerajaan Belanda yakni Ratu Wilhelmina yang ke-80. Berbagai jenis pesawat milik KNILM turut serta meramaikan airshow ini. Selain itu setelah Indonesia merdeka, yakni pada tahun 1984, Indonesian Airshow diselenggarakan untuk pertama kali di bandara ini. Meski pada saat itu bandara ini sudah tidak aktif lagi. 

Bandara Kemayoran adalah saksi bisu sejarah Indonesia dari masa pemerintahan Hindia Belanda, Jepang hingga masa Orde Lama dan Orde Baru. Bandara ini mulai berhenti beroperasi pada tanggal 1 Januari 1983 dan secara resmi benar-benar non aktif pada tanggal 1 Juni 1984. Sementara Bandara Soekarno Hatta sendiri diresmikan pada tanggal 1 Januari 1984 untuk menggantikan Bandara Kemayoran. Namun cukup disayangkan seiring berjalannya waktu kini yang tersisa dari bangunan bersejarah ini hanyalah menara kontrol dan bangunan terminal.

Sumber : utiket.com

Monday, December 9, 2013

Petunjuk Bandara Jakarta


Bandara Internasional Soekarno-Hatta sangatlah besar dan merupakan salah satu dari 10 bandara tersibuk di dunia. Bandara ini beroperasi melebihi kapasitas dan sangatlah ramai terutama pada jam-jam puncak kesibukan. Perjalanan ke Jakarta menjadi semakin rumit karena kemacetan di setap terminalnya.

Terminal 1: (terminal domestik)

Terminal domestik utama yang digunakan hampir semua maskapai dengan tujuan domestik di Indonesia kecuali Garuda, Mandala, AirAsia, Merpati dan penerbangan Lion ke Denpasar. Berbentuk setengah bulan sabit, sebagian besar dari bata merah, dan memiliki hanya satu lantai dengan area keberangkatan dan kedatangan terletak bersebelahan. Terminal ini terdiri dari 3 sub terminal atau area terbuka, 1A, 1B dan 1C. Lion Air menggunakan terminal 1A sepenuhnya dan 1B untuk penerbangan ke Sumatra, Batam, Pangkalpinang dan Palangkaraya. Semua penerbangan domestik Lion Air berangkat dari terminal 1A. Terminal 1A dan 1B menjadi sangat ramai. Sriwijaya Air dan Express Air juga menggunakan 1B. Terminal 1C digunakan oleh semua maskapai lainnya untuk penerbangan domestiknya (Batavia, Kalstar, Citilink). Namun harus diperhatikan bahwa semua penerbangan internasional dari maskapai tersebut berangkat dan datang di terminal 2.

Terminal 2: (terminal internasional)

Berbentuk setengah bulan sabit dan terbuat dari bata merah seperti terminal 1, membuat anda kebingungan kalau anda tidak terbiasa. Terminal ini memang lebih kecil, tapi memiliki 2 lantai, lantai pertama untuk kedatangan dan lantai dua untuk keberangkatan. Semua penerbangan tujuan internasional berangkat dari sini kecuali AirAsia dan Mandala (yang berangkat dari terminal 3 yang memiliki fasilitas bea cukai dan imigrasi). Terminal ini juga terbagi menjadi 3 (2D, 2E, 2F). 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional. Sedangkan 2F digunakan oleh Garuda dan Merpati untuk penerbangan domestik mereka. Saat bepergian dengan Garuda dengan tujuan internasional, pengaturan ini memudahkan anda karena anda tidak perlu berpindah gedung.

Terminal 3: (terminal low-cost)

Terminal baru terbuat dari baja dan kaca ini digunakan oleh Lion Air untuk penerbangan ke Denpasar, dan AirAsia dan Mandala untuk semua penerbangannya, baik domestik dan internasional. Dibandingkan dengan dua terminal tua dan ramai sebelumnya, terminal ini baru dan nyaman tapi hanya dilengkapi fasilitas yang terbatas.

Transportasi di bandara

Semua terminal berjarak agak jauh, sehingga tidak mungkin dicapai dengan jalan kaki. Ada beberapa taksi di depan terminal 1 dan 2 dapat mengantar anda dengan tarif Rp. 50.000. Ada juga bis shuttle gratis namun tidak bisa diandalkan. Ada tanda di setiap terminal untuk bis tersebut berhenti. Di terminal 2, yang memiliki 2 lantai, bis tersebut akan berangkat dari lantai atas. Semua bis tersebut berwarna kuning kenari. Bis yang terbilang kecil, biasanya ramai dan pijakan masuk yang lumayan tinggi membuat kita kesulitan saat membawa banyak koper, tapi murah. Jangan masukkan koper anda ke dalam bis, masukkan saja ke bagasi di samping kiri pintu.


Bis-bis shuttle ini beroperasi 24 jam, sering namun tidak pasti. Tidak ada jadwal pasti yang menyebabkan kemungkinan ada beberapa bis yang datang pada saat yang sama. Tetapi anda tidak perlu menunggu lebih dari 15 menit untuk kedatangan bis yang berikutnya. Perjalanan menuju terminal lainnya hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Kadang kala bis shuttle berjalan pelan dan berhent di sembarang tempat tanpa ada alasan jelas. Total waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam atau pakailah taksi jika anda terburu-buru. Ada 2 bis berbeda, satu beroperasi menuju ke terminal 1 dan 3, yang satunya melewati terminal 2. Bis shuttle akan beroperasi dengan rute terminal 1 atau 3-terminal 2-terminal 1.

Bis Damri

Bis Damri yang murah dan nyaman berangkat dari depan terminal menuju ke beberapa tujuan di Jakarta, mereka juga menjemput penumpang di bandara dahulu sebelum menuju ke Jakarta. Di terminal 1 mereka berangkat dari jalan di seberang. Di terminal 2 mereka datang dari lantai keberangkatan atas di sebelah kiri.


Makan

Terminal 3 yang baru hanya memiliki beberapa opsi pilihan restoran setelah gerbang. Jika anda memiliki waktu luang, pergilah ke terminal 1 atau 2 dimana anda bisa mendapati bermacam pilihan makanan dari restoran makanan lokal yang murah sampai restoran mahal bermenukan masakan luar negeri.

Uang

Ada banyak ATM di setiap terminal yang melayani semua kartu bank-bank besar internasional dan kartu kredit.

Tidur

Jika anda harus menunggu pesawat sehari semalam untuk berangkat, hotel mungkin pilihan yang tepat. Hotel Jakarta Airport yang berlokasi di antara terminal 2D dan 2E (terminal internasional) lumayan mahal dan seringkali penuh. Ada beberapa pilihan hotel murah di sekitar yang bisa ditempuh sekitar 10 menit dengan taksi. Anda bisa mencari dan memesan hotel di kios dekat tempat pengecekan bea cukai.

Sumber : utiket.com

Sunday, December 8, 2013

Tips Menyusun Rencana Liburan


Liburan memang mengasyikan, apalagi jika Anda jeli mengatur jadwal perjalanan Anda pasti liburan Anda akan berjalan maksimal. Rencana perjalanan memang perlu dibuat sebelum Anda melakukan perjalanan liburan. Jangan sampai liburan Anda berantakan hanya karena Anda tidak mempunyai rencana yang pasti. Berikut adalah beberapa trik mudah yang bisa membantu Anda merencanakan perjalanan liburan Anda:

Data tempat-tempat yang wajib Anda kunjungi

Pertama yang paling penting yang harus Anda lakukan yaitu mendata tempat-tempat apa saja yang akan Anda kunjungi dalam liburan Anda. Semua tempat harus di data dengan benar jangan sampai ada yang terlewatkan, termasuk tempat hiburan dan restoran.

Membagi tempat yang akan Anda kunjungi ke dalam beberapa wilayah

Setelah Anda menentukan dan mendata tempat mana saja yang akan Anda kunjungi Anda harus mencari tahu dengan pasti lokasi tempat itu berada. Anda bisa mencarinya menggunakan peta wisata atau internet. Setelah itu kelompokan berdasar lokasi-lokasi yang paling dekat hingga terkelompok menjadi per wilayahnya. Hal ini akan berguna, agar Anda tidak bolak-balik lokasi, karena sudah tahu bahwa tempat wisata tersebut ada dalam satu wilayah.

Hitung lama perjalanan Anda

Hitung lama perjalanan Anda, tentukan berapa lama Anda akan berlibur dan bagi berdasarkan banyaknya tempat wisata yang Anda kunjungi. Sehingga Anda bisa mengunjungi tempat wisata tujuan Anda tanpa kehabisan waktu.

Beli oleh-oleh

Anda harus ingat jangan langsung berburu oleh-oleh saat Anda baru tiba di tempat wisata. Anda harus menyiapkan waktu khusus untuk berburu oleh-oleh maupun berbelanja. Anda bisa menyelipkan waktu khusus di sela-sela perjalanan Anda atau jika Anda berlibur dalam beberapa hari Anda bisa meletakan satu hari khusus.

Berikut adalah paket wisata yang bisa menjadi pilihan Anda :


Sumber : utiket.com