Selasa, 10 Desember 2013

Bandara Internasional Pertama di Indonesia


Ada yang tahu bandara internasional pertama yang ada di Indonesia? Bandara adalah suatu gerbang bagi para wisatawan untuk dapat masuk ke dalam suatu wilayah melalui perjalanan udara. Dan tahukah Anda bahwa bandara pertama di Indonesia yang dibuka untuk penerbangan internasional adalah Bandara Kemayoran

Yups, Bandara Kemayoran dibangun sejak tahun 1934 oleh pemerintahan Hindia Belanda, mulai beroperasi pada tanggal 6 Juli 1940 dengan kode bandara JKT. Walau begitu peresmiannya baru dilakukan pada tanggal 8 Juli 1940. Pesawat pertama yang melakukan pendaratan di bandara ini adalah pesawat jenis DC-3 Dakota yang melakukan penerbangan dari Tjililitan atau Halim Perdanakusuma untuk saat ini. DC-3 Dakota sendiri adalah pesawat yang dimiliki oleh maskapai penerbangan Hindia Belanda yakni KNILM (Koningkelije Nederlands Indische Luchtvaart Maatschapij). Pesawat ini juga merupakan pesawat pertama yang melakukan penerbangan dari Bandara Kemayoran ke Australia. 

Bandara Kemayoran merupakan bandara pertama yang berfungsi sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan kedirgantaraan. Salah satu kegiatan kedirgantaraan atau airshow pertama diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus 1940. Penyelenggaraan Airshow ini untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Kerajaan Belanda yakni Ratu Wilhelmina yang ke-80. Berbagai jenis pesawat milik KNILM turut serta meramaikan airshow ini. Selain itu setelah Indonesia merdeka, yakni pada tahun 1984, Indonesian Airshow diselenggarakan untuk pertama kali di bandara ini. Meski pada saat itu bandara ini sudah tidak aktif lagi. 

Bandara Kemayoran adalah saksi bisu sejarah Indonesia dari masa pemerintahan Hindia Belanda, Jepang hingga masa Orde Lama dan Orde Baru. Bandara ini mulai berhenti beroperasi pada tanggal 1 Januari 1983 dan secara resmi benar-benar non aktif pada tanggal 1 Juni 1984. Sementara Bandara Soekarno Hatta sendiri diresmikan pada tanggal 1 Januari 1984 untuk menggantikan Bandara Kemayoran. Namun cukup disayangkan seiring berjalannya waktu kini yang tersisa dari bangunan bersejarah ini hanyalah menara kontrol dan bangunan terminal.

Sumber : utiket.com