Rabu, 01 Januari 2014

London Rencanakan Bangun Bandara Terapung


Tak dapat dipungkiri bahwa Bandara Heathrow yang berada di London adalah bandara tersibuk di Benua Eropa serta nomor tiga tersibuk di dunia. Dua landasan yang dimiliki bandara ini sudah sangat padat dan hampir 100 persen digunakan setiap harinya. Apalagi semenjak diadakannya Olimpiade London 2013 beberapa waktu lalu dimana banyak wisatawan yang mengeluh akan pelayanan dan padatnya Bandara Heathrow. Ide untuk memperluas Bandara Heathrow pun mencuat. Salah satu perusahaan arsitektur ternama yakni Gensler mempunyai ide yang cukup cemerlang terkait masalah ini. Perusahaan Gensler mengusulkan untuk membangun sebuah konsep bandara yang mengapung. 

Menurut Konsorsium Thames Estuary Research and Development (Testrad) yang dibentuk oleh Walikota London yakni Boris Johnson, rencananya bandara akan dibangun di lepas pantai Isle of Sheppey yang terletak di Kent atau berjarak sekitar 80 kilometer sebelah timur kota London dan akan bernama London Brittania Airport. Lokasi bandara cukup strategis karena merupakan pertemuan antara Sungai Thames dengan laut lepas. Rencanaya design bandara ini akan bergaya futuristik dan dilengkapi dengan enam buah landasan pacu serta pelabuhan bagi kapal yang akan membawa penumpang menuju  ke daratan Inggris. 

Konsorsium Testrad, Boris Johnson menambahkan, menurutnya pembangunan bandara ini akan menghabiskan biaya sekitar US $76 hingga US $80 miliar dengan waktu pembangunan sekitar tujuh tahun. Nantinya bandara juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kelas atas seperti kafe, hotel, mall serta taman hijau yang penuh dengan aneka pohon dan rerumputan. Diharapkan dengan pembangunan bandara ini nantinya dapat mengurangi polusi serta kepadatan yang ada di kota London. Selain itu bila pembangunan bandara yang super megah ini benar-benar terwujud pastinya akan menjadi obyek wisata yang diminati di Inggris. 

Rencana pembangunan bandara ini memang cukup cemerlang, meski begitu sebagian warga London, terutama warga yang ada di sekitar Sungai Thames tidak menyetujuinya. Alasannya mereka takut akan kehilangan tempat tinggal jika bandara jadi dibangun di tempat ini.

Sumber : utiket.com