Minggu, 15 Desember 2013

Alasan Penutup Jendela Terbuka Saat Take-Off dan Landing



Pastinya anda sudah mengetahui bahwa pada saat melakukan penerbangan, sekat penutup penumpang harus terbuka pada saat pesawat take-off maupun landing. Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut yang terlihat sepele penting untuk anda perhatikan:

Adaptasi mata

Seperti anda ketahui, segala sesuatu pastilah butuh adaptasi dengan keadaan sekitar. Begitu juga halnya dengan indera mata anda. Indera mata akan butuh waktu beradaptasi untuk menyesuaikan dari cahaya terang ke cahaya yang agak gelap, begitu juga sebaliknya. Pada saat posisi sekat jendela dalam keadaan terbuka indera mata kita tidak perlu beradaptasi dengan perbedaan cahaya yang ada di luar maupun di dalam pesawat. Namun jika penerbangan dilakukan pada malam hari, biasanya lampu di dalam pesawat yang dimatikan untuk menyesuaikan indera mata anda.

Mengetahui hal darurat

Jika sekat jendela dibiarkan dalam keadaan terbuka, pada saat terjadi kebakaran atau terjadi suatu masalah pada bagian luar pesawat, penumpang dapat melihat dan segera memberitahukan kepada awak pesawat. Dengan keadaan tersebut memungkinkan awak pesawat untuk melakukan tindakan lebih lanjut sesuai prosedur.

Memudahkan bantuan

Dengan posisi sekat jendela terbuka, jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, pihak tim penolong akan mudah untuk melihat bagian dalam pesawat tersebut. Sehingga tindakan apa saja yang akan dilakukan oleh tim penolong dapat diusahakan dengan melihat kondisi di dalam pesawat.

Sumber : utiket.com